Artemis II: Astronot Memulai Misi Terbang Lintas Bulan

8

Awak Artemis II yang beranggotakan empat orang telah memulai perjalanannya ke bulan, menyelesaikan pembakaran mesin kritis yang mendorong mereka keluar dari orbit Bumi dan menuju lintasan untuk terbang melintasi bulan. Para kru—terdiri dari tiga astronot NASA dan satu spesialis Badan Antariksa Kanada—menyalakan mesin utama Orion selama hampir enam menit, melakukan misi empat hari yang akan membawa mereka mengelilingi sisi terjauh bulan sebelum kembali ke Bumi.

Eksekusi Misi dan Langkah Pertama

Pembakaran mesin, yang dikenal sebagai injeksi trans-bulan, digambarkan oleh pejabat NASA sebagai “sempurna.” Setelah kebakaran tersebut, para kru menghabiskan hari pertama mereka di orbit Bumi yang lebih tinggi dari biasanya, menguji sistem Orion untuk memastikan kesiapan operasional. Misi ini bukan tentang pendaratan, tetapi tentang memverifikasi kemampuan pesawat ruang angkasa untuk mendukung misi bulan di masa depan, termasuk manuver docking dan fungsi pendukung kehidupan.

“Mulai saat ini, hukum mekanika orbit akan membawa kru kami ke bulan, mengelilingi sisi jauh dan kembali ke Bumi,” kata Lori Glaze, Direktorat Misi Pengembangan Sistem Eksplorasi NASA.

Tujuan Utama dan Implikasinya di Masa Depan

Misi Artemis II sangat penting bagi rencana eksplorasi bulan NASA yang lebih luas. Para kru akan berlatih manuver docking yang penting untuk misi pendaratan di bulan di masa depan, menguji kemampuan pesawat ruang angkasa Orion di luar angkasa. Sistem pendukung kehidupan, termasuk penyaringan karbon dioksida dan pengendalian suhu, sedang dievaluasi secara ketat. Keberhasilan pengujian ini akan menentukan kelangsungan keberadaan manusia di luar orbit Bumi.

Dinamika Kru dan Kehidupan di Luar Angkasa

Tempat tinggal di Orion sangat sempit, sehingga kru harus beradaptasi dengan lingkungan tanpa gravitasi. Para astronot telah berlatih untuk berfungsi dalam jarak dekat, bahkan mengubah kursi menjadi tempat tidur sementara. Victor Glover, pilot misi tersebut, mencatat bahwa pengurungan yang berkepanjangan dapat menimbulkan persahabatan yang tidak terduga.

“Ada saatnya di mana apa yang mungkin awalnya merupakan gangguan sebenarnya menjadi suatu hal yang disayangi,” kata Glover.

Pelacakan dan Keterlibatan yang Berkelanjutan

NASA akan menyiarkan misi tersebut di YouTube, X, situs webnya, dan platform online lainnya. Masyarakat dapat mengikuti perkembangan kru saat mereka mendekati bulan pada hari Minggu, dan melakukan terbang melintasi sisi jauh bulan pada tanggal 6 April.

Misi Artemis II mewakili langkah signifikan menuju kehadiran manusia dalam jangka panjang di bulan. Perjalanan kru sepenuhnya berlangsung, dengan pendaratan di Samudra Pasifik dijadwalkan delapan hari dari sekarang.