Mencapai Tepian Thwaites: Kontak Pertama dengan Gletser Kiamat

13

Para peneliti telah sampai di permukaan Gletser Thwaites di Antartika Barat, sebuah wilayah yang sangat penting untuk memahami kenaikan permukaan laut global. Tim tersebut mencapai ujung gletser—dinding es besar yang terbelah menjadi dua lidah yang dipisahkan oleh saluran sempit—setelah melewatinya semalaman.

Posisi untuk Pengeboran Ilmiah

Lokasi kapal saat ini memungkinkan penempatan peralatan yang diperlukan untuk operasi pengeboran selama sebulan secara efisien, meminimalkan perjalanan helikopter yang mahal dan memakan waktu. Penentuan posisi ini, yang dicapai melalui pelayaran yang tepat oleh Kapten Kim, membawa tim sedekat mungkin ke lokasi pengeboran di Thwaites.

Perairan yang Belum Dipetakan: Kedatangan Manusia Pertama?

Menurut Dr. Lee, ini mungkin pertama kalinya manusia mencapai perairan spesifik ini. Data sonar modern menunjukkan dasar laut di kawasan ini masih belum terpetakan, sehingga menunjukkan belum ada kapal sebelumnya yang pernah bernavigasi di sini. Ketiadaan es laut – yang baru-baru ini mencapai rekor terendah di sekitar Antartika – telah memungkinkan akses ini, namun juga menggarisbawahi percepatan perubahan iklim di wilayah tersebut.

Lanskap Antartika yang Berubah

Gletser Thwaites sedang diteliti secara intensif karena potensinya menaikkan permukaan air laut secara global jika runtuh. Penurunan cepat lapisan es laut Antartika bukan hanya keuntungan logistik bagi para peneliti; ini merupakan indikator nyata tren pemanasan global. Kondisi yang relatif tenang, bahkan dengan adanya penguin lucu di dekatnya, sangat kontras dengan ancaman jangka panjang terhadap gletser.

Gletser Thwaites sering disebut “gletser kiamat” karena ukurannya dan kecepatan pencairannya. Runtuhnya gletser tersebut dapat memicu reaksi berantai, mengganggu stabilitas gletser lain, dan menaikkan permukaan laut hingga beberapa meter. Ekspedisi penelitian saat ini sangat penting untuk memahami proses yang menyebabkan pencairan ini dan memperbaiki model iklim untuk memprediksi dampak di masa depan.